jasa sumur bor ngaglik sleman jogja

Selasa, 14 Januari 2020 - 09:42:14 WIB

Jenis-jenis Sumur & Cara Mengatasi Masalah Air Sumur Keruh

Jasa sumur bor Ngaglik Sleman Jogja – Jika dulu air sumur identik dengan menimba dan erat dengan pedesaan, maka saat ini semua itu telah berubah. Kota-kota besar di Indonesia kini juga telah banyak beralih ke air sumur. Sumur yang banyak dibuat adalah sumur bor, sehingga tidak perlu lagi menimba seperti jaman dahulu.

Kenapa banyak yang beralih? Umumnya mereka beralih karena berpendapat bahwa air PAM sedikit merepotkan, beberapa bahkan mengalami kendala seperti air keruh, kadang sambungan terputus dan masalah lainnya. Selain itu tentunya juga harus rutin membayar tagihan di setiap bulannya. 

Jadi baiknya air sumur atau PDAM? Berikut penjelasan lebih lanjut yang akan kami ulas dalam artikel kali ini. Simak hingga selesai.

Pengertian, Jenis & Fungsi Sumur

Jasa sumur bor Ngaglik Sleman Jogja – Sumur / perigi merupakan salah satu sumber air yang didapatkan dari penggalian. Namun selain air, sumur galian juga dapat berupa sumber gas atau minyak. Tetapi sumur yang akan kita bahas kali ini adalah sumur air. 

Sumur tradisional umumnya berbentuk lubang cukup besar yang diberi dinding di sekeliling lubang untuk menghindari kelongsoran tanah. Pengambilan air pun masing menggunakan ember dan ditimba dengan sistem katrol.

Akan tetapi, di era modern saat ini, terutama di area perkotaan, umumnya masyarakat sudah menggunakan pompa air, dimana pompa dengan tenaga listrik tersebut akan bekerja dengan menyedot air di dalam sumur dan mengalir melalui pipa pralon ke bak penampung air yang ada.

Jasa sumur bor Ngaglik Sleman Jogja – Sehingga anggaran bulanan untuk air PDAM bisa Anda gunakan untuk menambah anggaran listrik karena penggunaan pompa air. Sebelum membahas lebih jauh tentang keunggulan sumur bor dibandingkan dengan air PDAM, berikut kita bahas dulu beberapa jenis sumur yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, diantaranya adalah :

  1. Sumur Bor

Sumur bor adalah jenis sumur yang umumnya digunakan di daerah perkotaan atau metropolitan. Selain itu sumur jenis ini juga biasa digunakan pada bangunan-bangunan besar, seperti sekolah, rumah makan kantor, hotel, masjid dan sebagainya.

Seperti namanya, untuk membuatnya diperlukan proses pengeboran yang menggunakan alat atau mesin canggih, karena kedalaman sumur bor dapat mencapai 100 bahkan 150 meter. Selain itu kedalaman juga dilihat dari kondisi geologis bangunan serta kapasitas air di wilayah tersebut.

Beberapa bangunan dengan letak geologis yang baik, hanya membutuhkan kedalaman sekitar 30 meter, namun banyak juga bangunan yang membutuhkan kedalaman hingga sekitar 200 meter. Sehingga perlu jasa ahli untuk mengetahui sebaiknya berapa kedalaman yang dibutuhkan.

Sumur bor ini memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan sumur jenis lainnya. Seperti proses pembuatannya yang lebih cepat karena penggunaan mesin yang sudah memadai, tingkat kegagalan pembuatan juga sangat kecil serta yang paling penting adalah jumlah air bersih yang dapat ditampung jauh lebih banyak.

Sumur bor dibuat dengan alat yang sudah tergolong canggih, sehingga selalu pastikan orang-orang yang membuatnya pun sudah terampil dan ahli dalam pembuatan sumur bor tersebut. Anda dapat menggunakan Jasa sumur bor Ngaglik Sleman Jogja, untuk urusan pembuatan sumur bor.

2.Sumur Gali

Sumur gali ternyata juga masih digunakan oleh beberapa wilayah di Indonesia, khususnya di daerah-daerah pedesaan. Seperti namanya juga, pembuatan sumur gali ini masih menggunakan cara tradisional yakni dengan cara menggali tanah yang akan dijadikan sumur hingga menemukan sumber air. 

Jika sudah berhasil menggali dan menemukan sumber air, maka kemudian sumur diberikan dinding dengan diameter sekitar 1 sampai 2 meter, untuk menjaga tanah agar tidak longsor. Kedalamannya juga tidak terlalu dalam seperti sumur bor, yakni hanya sekitar 5 hingga 20 meter, tergantung dengan apakah pembuatannya di daerah dataran rendah atau dataran tinggi. 

Pembuatan sumur galian ini membutuhkan waktu yang jauh lebih lama karena cara yang dipakai juga cara lama serta hanya mengandalkan tenaga manusia, yang cukup terbatas. Cara pengambilan air pada jenis sumur ini juga masih menggunakan cara tradisional yakni dengan menggunakan sistem bantuan katrol sederhana dan menggunakan ember, atau dengan hanya mengikat ember dengan tali.

3.Sumur Pompa Tangan

Sumur pompa tangan biasanya digunakan di wilayah-wilayah yang tidak mengalami pencemaran, terjamin keasriannya, biasanya di pedesaan. Sumur pompa dibuat dengan cara dibor hingga menemukan sumber air. Kemudian dipasangkan pipa hisap yang ujungnya disambungkan dengan pompa tangan atau pompa manual.

Jika Anda membutuhkan air, cara pengambilannya adalah dengan memompa menggunakan tangan. Keunggulan dari sumur ini adalah tidak membutuhkan tempat yang terlalu luas serta tidak perlu menggunakan listrik untuk memompa air ke atas. Meskipun memiliki keunggulan tersendiri, namun ada pula kendala yang cukup sering dialami, yakni kerusakan pada pompa airnya.

4.Sumur Artesis

Jenis sumur berikutnya adalah sumur artesis yakni sumur dengan kedalaman lubang yang jauh lebih dalam dibandingkan sumur biasa. Sumur ini dibuat dengan alat-alat yang jauh lebih canggih dibandingkan dengan sumur bor. Sehingga mudah untuk menembus berbagai lapisan yang terbentuk di dalam tanah. Seperti tanah berbatu, berlumpur dan semacamnya. 

Pembuatan sumur artesis ini hampir sama dengan pembuatan sumur bor, yakni engan memasukkan mata bor hingga ke lapisan tanah yang mengandung sumber air dengan jumlah melimpah. Pemboran dilakukan dengan berbagai alat canggih, sehingga tenaga yang diperlukan dalam pembuatannya pun juga tenaga-tenaga yang sudah ahli. 

Kedalaman sumur artesis ini sangat dalam, hingga mencapai kedalaman 250 meter, umumnya jenis sumur ini digunakan oleh perusahaan, pabrik besar yang memerlukan sumber air yang mumpuni. Pembuatannya tidak terlalu lama namun juga tidak terlalu cepat, tergantung sejauh mana kedalaman sumber air di wilayah tersebut.

5.Sumur Resapan

Sumur resapan adalah sumur yang difungsikan sebagai alat untuk menampung air hujan yang masuk ke dalam tanah. Cara membuatnya tidak jauh berbeda dengan proses pembuatan sumur galian, yakni dengan cara manual (digali) menggunakan tenaga manusia.

Sumur resapan ini umum dijumpai di daerah dengan curah hujan tinggi, sehingga dapat memaksimalkan fungsi dari sumur tersebut. Manfaatnya tentu sangat baik, seperti mencegah banjir serta genangan air saat hujan, dapat membantu menyuburkan tanah, mengurangi sedimentasi serta mencegah terjadinya longsor, menahan intrusi air laut dan mengurangi pencemaran air tanah.

Masalah Air Sumur Keruh & Cara Penanganannya

Jasa sumur bor Ngaglik Sleman Jogja – Setelah mengetahui berbagai jenis sumur yang masih banyak dipakai di Indonesia, selanjutnya adalah mengetahui berbagai kendala atau masalah yang dialami jika menggunakan air sumur. Problem yang paling sering ditemui oleh pengguna air sumur adalah air keruh. 

Air keruh ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya penggalian sumur yang masih kurang dalam, atau alasan geologis seperti struktur tanah di daerah tersebut kurang baik, hujan deras yang terjadi terus menerus juga dapat menyebabkan tanah di area sumur menjadi lebih lunak dan berlumpur, sehingga menyebabkan air sumur menjadi keruh. Selain itu kebocoran pipa juga bisa menjadi penyebab dari air keruh.

Cara Mengatasi Air Sumur Keruh

Jasa sumur bor Ngaglik Sleman Jogja – Ada baiknya jika Anda mengetahui pasti penyebab dari keruhnya air sumur tersebut. Jika karena sumur kurang dalam, Anda bisa menambahkan kedalamannya. Usahakan sumur yang Anda miliki memiliki kedalaman lebih dari 10 meter.

Pastikan jarak sumur ke MCK atau toilet sekitar 10 meter, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tercemarnya air dengan limbah pembuangan yang dapat saja merembes masuk ke dalam sumur. Hindari melakukan penggalian sumur di lahan yang dulunya digunakan sebagai tempat pembuangan sampah, karena mungkin saja masih terdapat bakteri dan kuman yang dapat merusak air sumur Anda. Hindari pula area bekas rawa untuk pembuatan galian sumur.

Usahakan melakukan penggalian sumur di tanah yang masih memiliki campuran pasir, karena jenis tanah berpasir secara alamiah dapat menjaga tingkat kejernihan air sumur. Usahakan juga untuk menggali sumur di lokasi dekat dengan tanaman berakar, karena umumnya lokasi tersebut mengandung banyak air.

Jika sumur sudah berada di lokasi yang tepat dan di kedalaman yang baik namun air tetap masih keruh, barulah Anda dapat menggunakan cara berikut ini :

  1. Menggunakan Filter Air

Banyak filter air yang bisa Anda beli dengan berbagai merk dan keunggulan dalam penyaringan airnya. Biasanya penggunaan filter air ini harus rutin diganti per 5 atau 7 tahun sekali, tergantung dengan perawatannya. 

Jasa sumur bor Ngaglik Sleman Jogja – Filter air bisa Anda pilih berdasarkan tingkat keruh air yang dihasilkan. Jika terlalu pekat maka Anda bisa memilih yang lebih baik dalam penyaringannya. Harga dari filter air ini pun cukup bervariatif, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan budget sendiri.

  1.  Menggunakan Tawas

Cara alami juga bisa Anda lakukan untuk menjernihkan air sumur yang keruh, yakni dengan menggunakan tawas. Tawas bisa Anda beli di toko bangunan. Cara memanfaatkannya dengan menghaluskan tawas dan memasukkannya ke ember / wadah air, aduk hingga larut. Jika sudah tercampur dan larut, masukkan air tersebut ke dalam sumur. 

Sesuaikan jumlah tawas dengan kebutuhan Anda, untuk percobaan pertama Anda dapat menggunakan tawas sekitar 1 kg. Jika air belum jernih, Anda dapat menambahkan tawas dengan jumlah yang lebih banyak.

  1. Menggunakan Ijuk

Jasa sumur bor Ngaglik Sleman Jogja – Cara alami menjernihkan air sumur yang keruh adalah dengan menggunakan ijuk. Ijuk sering Anda temui sebagai bahan utama pembuatan sapu. Bagaimana cara penggunaannya untuk air sumur yang keruh?

Caranya cukup mudah yakni dengan menggunakan ijuk dan membentuknya dalam bentuk lingkaran berdiameter sekitar 1 meter. Buat juga beberapa rangkaian ijuk berdiameter sama, kemudian tumpuk dan ikat beberapa lingkaran ijuk tersebut menggunakan tali dan masukkan ke dalam sumur yang airnya keruh.

Agar ijuk tidak mengapung di sumur, Anda dapat menggunakan kayu untuk membebani ikatan ijuk agar lebih masuk ke dalam sumur. Selain kayu Anda juga dapat menggantungkan pemberat lain seperti batu bata atau batu besar. Hasil penggunaan ijuk ini membutuhkan waktu, tidak dapat langsung terlihat. Sehingga Anda perlu sedikit lebih sabar.

4.Mengganti Pipa

Jika masalah air keruh tidak terjadi pada sumur, namun pipa penghubung air. Maka Anda dapat mengganti pipa tersebut dengan yang baru. Sehingga air sumur akan kembali jernih. Sehingga baiknya Anda memang harus mengetahui tentang penyebab pasti keruhnya air sumur di rumah Anda.

  1.  Menguras Sumur

Sumur yang memiliki air keruh juga dapat disebabkan oleh sumur yang berlumut di bagian dinding sumur. Anda dapat mengatasinya dengan menguras dinding sumur. Seperti jika Anda menguras kolam air.

Anda dapat menguras sumur ini dengan cara memanggil jasa professional. Ada baiknya aktivitas pengurasan sumur ini terjadwal, sehingga kejernihan air akan tetap terjaga. 

Demikian beberapa informasi yang dapat kami sampaikan, semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda yang sedang bingung memutuskan untuk menggunakan air sumur atau air pdam atau bingung cara mengatasi air sumur keruh. Pastikan Anda membuat sumur di lokasi yang tepat dengan jenis sumur yang tepat, konsultasikan pada Jasa ahli sumur bor yogyakarta tirta mukti abadi mengenai masalah pembuatan sumur.

Cari Artikel Kami
Alamat Kami
Alamat :
Jl.veteran no.89 Yogyakarta

WA : 085729300048
TELEPON: 082230300048
email : javasumur@gmail.com
Twitter
Statistik
Partner
Sosmed
WhatsApp